Penguatan Tata Kelola, Dinas Perikanan Bateng Gelar Forum Perangkat Daerah
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi menyatakan, pihaknya akan selalu berinovasi dan juga kreatif dalam pengembangan serta tata kelola perikanan secara teknis dan juga secara pemerintahan, walaupun dengan efisiensi anggaran yang ada.
“Kami Dinas Perikanan akan selalu memperkuat tata kelola perikanan, baik di wilayah pemerintahan ataupun teknis di lapangan. Kami juga melakukan efisiensi dengan rapat kerja di mangrove Munjang secara outdoor, bukan di hotel. Inilah komitmen kami dalam mendorong efisiensi,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Dodi Kusdian yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Komisi II menyatakan, dalam perencanaan pembangunan selalu menekankan, jika kekuatan dan perikanan harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah Bangka Belitung. Namun hingga saat ini, tak ada program yang menguatkan itu.
“Bangka Belitung paska tambang harus ada transportasi ekonomi, yang mana timah bukan lagi komoditas utama kita. Namun sampai saat ini, regulasi dan kebijakan kurang memihak sektor maritim,” tuturnya.
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi saat ini dibawah 1%. Padahal, sektor maritim adalah peluang sektor dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Anggaran kita diefisiensi dan dipangkas. Kalau semua dilakukan seperti itu di semua sektor, maka kita akan sulit mengembangkan sektor perikanan yang menjadi potensi menumbuhkan ekonomi di Bangka Belitung,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, sampai saat ini tata kelola pemerintahan masih kurang baik, karena masih banyak plt di jabatan penting seperti kepala dinas dan setda.
“Kalau mau penguatan tata kelola pemerintahan, harusnya tidak ada lagi plt, agar ada kebijakan yang bisa dibuat dengan baik. Itu yang harus dilakukan juga di sektor perikanan. Tata kelola pemerintah dan tata kelola pemerintahan harus dipikirkan matang-matang. Apalagi kita baru mau merintis perkembangan maritim,” pungkasnya.
