Ia menyebut, ada beberapa titik daerah Kecamatan Parittiga yang rawan banjir pada saat turun hujan. Penyebabnya karena luapan air sungai terhambat oleh tumpukan sampah. Maka dari itu harus dibersihkan, supaya aliran sungai bisa lancar dan normal kembali.

“Pembersihan dan normalisasi sungai bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai. Sehingga aliran air menjadi lancar dan dapat mengantisipasi banjir yang dapat menyebabkan lingkungan tergenang. Kerja sama antara semua pihak itu sangat penting,” katanya.

“Normalisasi sungai harus melibatkan pengerahan tenaga kerja dari berbagai pihak. Termasuk masyarakat yang terlibat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Bukan hanya tugas TNI, Pemda atau Polri serta instansi lainnya saja,” kata Kemas.

Baca Juga  Dorong Sport Hall dan Stadion Dikelola Disdikpora, Pegiat Olahraga Datangi Komisi I

Ia menerangkan, membersihkan sungai tidaklah mudah. Dibutuhkan keuletan dan kesabaran terutama semak belukar dan ranting-ranting pohon yang mengganggu jalannya air di bantaran sungai. Ia harap melalui kegiatan ini dapat mengantisipasi bencana alam.