Dia mengatakan, penyuluhan ini bagian upaya TNI membantu masyarakat guna tingkatkan keterampilan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Apalagi, hidroponik ialah solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas namun ingin bercocok tanam.

“Melalui penyuluhan ini, kami berharap warga bisa menerapkan teknik ini di rumah masing-masing untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” ujar Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval selaku Dansatgas TMMD ke-123 tahun 2025 tersebut.

Selain penyuluhan teori dan praktik, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab. Di mana warga dapat berkonsultasi langsung dengan para pemateri terkait berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam bertani dengan metode hidroponik.

“Saya harap petani lebih termotivasi untuk menerapkan teknologi pertanian modern guna mendukung program ketahanan pangan di wilayah mereka. Komitmen kami untuk terus bersinergi dengan masyarakat membangun desa yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga  Geger! Pemilik Biliar di Tempilang Ditemukan Tewas Membusuk