Hadiah Istimewa yang Allah Siapkan di Bulan Ramadan
Keempat: Doa lebih mudah mustajab ketika di bulan Ramadan.
Kelima: Disiapkan sebuah malam, apabila melakukan kebaikan di malam itu maka pahalanya setara lebih baik dari 1000 bulan.
Tidak terbayang rasanya, bila kita mendapatkan semua doorprize. Tentu kita sangat berbahagia di akhirat kelak. Tapi sangat disayangkan banyak di antara kita tidak antusias dalam mengejar pahala-pahala kebaikan yang luar biasa.
Masih banyak di antara kita masih banyak meninggalkan ibadah salat, melakukan praktik praktik korupsi. Masih banyak yang enggan membayar zakat, kurang semangat ketika diperintahkan untuk qiyam Ramadan, dan lain sebagainya. Padahal jika mereka melakukan tersebut dengan hati yang ikhlas karena iman dan takwa maka pahalanya sangatlah besar.
Namun, doorprize datang yang dari sesama manusia malah terlihat lebih semangat dan penuh antusias, tetapi pada giliran diperintahkan mencari keridaan Allah SWT, tidak banyaknya yang antusias terhadap ganjaran Allah SWT.
كَلَّآ اِذَا دُكَّتِ الْاَرْضُ دَكًّا دَكًّاۙ وَّجَآءَ رَبُّكَ وَالْمَلَكُ صَفًّا صَفًّاۚ وَجِايْۤءَ يَوْمَىِٕذٍۢ بِجَهَنَّمَۙ يَوْمَىِٕذٍ يَّتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ وَاَنّٰى لَهُ الذِّكْرٰىۗ يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ قَدَّمْتُ لِحَيَاتِيْۚ
“Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan), dan Tuhanmu datang, dan malaikat berbaris-baris, dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahanam. Pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu. Dia berkata, ‘Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (QS. Al Fajr: 21-24)
Sebelum datangnya hari penyesalan, ini saatnya kita mulai meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari, menaikkan intensitas baca Qu’ran, membiasakan sedekah, dan menegakkan salat nawafil, meninggalkan ucapan tidak pantas, serta bermuhasabah diri. Maka dengan cara ini rida dan kemuliaan Allah akan lebih mudah kita dapatkan.
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ١٣
Artinya: Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti. (QS. Al-Hujurat: 13)
Penulis merupakan Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Toboali.
