“Tanggal 6 desa-desa di Kecamatan Parittiga dan Jebus. Kemudian, tanggal 7 hari ini setiap desa di Kecamatan Simpangteritip dan Mentok. Untuk mendapat paket sembako ini, warga diberikan kupon yang sudah disediakan masing-masing desa,” tambahnya.

Ia menambahkan, nantinya setiap kepala desa harus bertanggungjawab dalam pendaratan dan distribusi, dengan beberapa kriteria di antaranya, bukan PNS, TNI, Polri dan bukan warga dengan ekonomi menengah keatas.

“Kami akan melakukan pengawasan dan kepala desa juga akan bertanggung jawab dengan warga yang menerima. Masing- masing desa akan mendapatkan 100 paket, sehingga program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” cetusnya.

Sementara itu, dia menjelaskan operasi pasar murah ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan memastikan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Baca Juga  Sempat Ditangani Kejagung, Kasus Penyerobotan Lahan di Buyankelumbi Bergulir ke Meja Hijau

“Kami bekerja sama dengan Bulog agar harga tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah dan merasakan manfaatnya selama Ramadhan,” tukasnya.