“Perbandingan animonya dari tahun lalu ke tahun ini turun. Namun dengan jumlah sedemikian pendaftarannya menginjak angka 2000 lebih, ini masih tergolong banyak,” terang Andreas.

Lebih jauh, Kabag Watpers SDM Polda Babel ini juga menerangkan bahwa dalam proses seleksi penerimaan Polri ini turut melibatkan panitia dan pengawas dari eksternal Polri.

Mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Dukcapil, Kemenag, Dinas-dinas terkait yang berhubungan dengan penerimaan Bakomsus Polri hingga LSM NU.

“Tentunya, ini sebagai wujud kita dalam mengedepankan prinsip rekrutmen Polri yang bersih transparan, akuntabel dan humanis (BETAH) serta clear and clean,” tegasnya.

Selain itu, dalam penerimaan Polri tahun anggaran 2025, pihaknya juga telah menyediakan layanan informasi melalui kontak person dan hotline WA Panitia Polda Babel.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Satsamapta Polresta Pangkalpinang Amankan Kantor KPU dan Bawaslu

“Kita telah menyediakan layanan pertanyaan ataupun pengaduan seputaran tahapan seleksi penerimaan Polri baik melalui nomor handphone panitia, hotline WA bahkan melalui media sosial resmi SDM kita,” jelasnya.

Terakhir, perwira Polri berpangkat melati dua ini berpesan kepada para peserta untuk dapat mengikuti proses rekrutmen Polri ini dengan percaya diri dan mampu menampilkan kemampuan secara maksimal.

“Ikuti setiap rangkaian ini dengan maksimal. Kepada orang tua juga kami meminta untuk tidak percaya kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menjanjikan suatu hal terkait penerimaan Polri tahun anggaran 2025,” pungkasnya.**