Korban dibawa oleh Mance ke arah Karantina Kesehatan Pelabuhan untuk dilakukan penanganan agar darah tidak keluar banyak. Setiba di pelabuhan, korban pergi ke Puskesmas Mentok untuk memberikan penanganan kesehatan atas luka yang dialami.

Akibatnya, kepala korban dijahit 4 kali dan lantas melaporkan kejadian ini ke Kantor Kepolisian setempat untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Kasatpolairud Polres Babar, Iptu Yudi Lasmono membenarkan adanya kasus dugaan penganiayaan tersebut.

“Ya, memang ada lecet sedikit maka si kepala korban diperban dan diobati di Puskesmas Mentok. Baru setelah itu korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Mentok. Setalah itu, pelaku diamankan, diambil keterangan,” kata Yudi Lasmono, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga  Terkait Video Kapal Feri Tabrakan di Perairan Sumatera-Bangka, Ini Jawaban General Manajer PT ASDP

“Tapi mereka datang lagi ke polsek dan mau selesaikan baik-baik setelah dari kapal itu, jadi kami persilahkan Tapi dari kita tetap harus dibuat perjanjian, administrasi. Lagian belum ada LP, jadi kami persilahkan mau bagaimana baik antara kedua belah pihak,” tambahnya.

Ia menambahkan, kalau memang akan dilanjutkan perkara ini, pihaknya telah menyampaikan untuk membuat laporan. Sebab, sejauh ini, kasus itu belum bergulir terlalu jauh. Lantaran ketika mendatangi Polsek Mentok, korban diarahkan ke Satpolairud Babar.

“Kemudian diarahkan juga untuk obati luka dulu. Saya kurang tahu persis itu motifnya, antara rebutan cewek apa rebutan kemudi kapal mau duluan apa rebutan pegang baling kapal. Bisa langsung ke penyidik, tapi sempat saya tanya perkembangannya,” katanya.

Baca Juga  Jadi Korban Penganiayaan, Wanita Cantik asal Tempilang Alami Luka di Sekujur Tubuh hingga Bola Mata

“Mau buat laporan atau bagaimana dan kata anggota dia datang mau damai. Ya sudah kalau memang begitu, itu hak dia kalau tidak mau melanjutkan. Karena masalah ini belum dilaporkan, makanya saya arahkan untuk lengkapi berkas administrasi damai,” ujarnya.