Yuk Ajak Anak Bereksperimen di Rumah
Terlebih lagi bila semua tahapan eksperimen yang dilakukan ini dipadu padankan dengan aktivitas belajar lainnya, misalnya menggambar, mewarnai, mengukur dan mencatat serta membuat dokumentasi foto dan video.
Agar setiap eksperimen dapat berjalan lancer dan menyenangkan, anak-anal perlu dilibatkan dalam setiap langkah eksperimen.
Mulai dari persiapan sampai dengan membersihkan dan membereskan alat dan bahan yang digunakan. Selanjutnya, kita dapat menjelaskan konsep ilmiah di balik eksperimen dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Ayah dan bunda jangan takut untuk membuat kesalahan dalam melakukan eksperimen. Karena sejatinya, eksperimen adalah tentang belajar, dan kesalahan tentu saja bagian yang tak terpisahkan dari sebuah proses pembelajaran.
Tahapan selanjutnya dan yang paling penting adalah bersenang-senanglah bersama anak-anak!. Ciptakan suasana eksperimen yang fun, santai dan menyenangkan, Jangan dibawa ke suasana tegang dan terlalu formal. Anak-anak pasti akan sangat senang apabila diajak untuk bereksperimen bersama dirumah.
Pengalaman menarik yang Penulis dapatkan selama ini baik di rumah maupun di sekolah adalah anak-anak terlihat masih ingin melakukan eksperimen jika alat dan bahan masih ada, mereka ingin menghabiskan alat dan bahan sampai tidak ada lagi yang tersisa.
Ini menunjukkan bahwa eksperimen adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan membuat mereka ingin melakukan kegiatan eksperimen lagi dan lagi.
Dengan mengajak anak-anak bereksperimen, Ayah dan Bunda tidak hanya membantu anak-anak belajar sains, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat penemuan yang akan bermanfaat bagi mereka sepanjang hidup. Jadi, apakah Ayah dan Bunda sudah siap untuk melakukan eksperimen di rumah?
Nur Azizah, S.Pd, pengajar di TKIT CAHAYA
