“Saya juga sudah berkoordinasi dengan dengan Kadis PUPR. Jembatan itu sudah dianggarkan tahun 2025 walaupun ada efisiensi anggaran. Kami harap pembangunan jembatan ini tetap jadi prioritas,” ujar wakil rakyat Dapil Kecamatan Airgegas ini.

Rosi meminta Dinas PUPR Basel untuk segera membuat jembatan darurat agar aktivitas siswa dan masyarakat dapat berjalan dengan normal.

Sebelumnya, kondisi jembatan Sungai Serai, Desa Sidoharjo Kecamatan Airgegas yang ambruk ternyata tak hanya berdampak pada siswa yang tidak bisa bersekolah, tetapi juga sebanyak 5 guru SD wilayah setempat tidak bisa mengajar.

Demikian dikatakan salah satu guru SD Desa Sidoharjo, EK kepada timelines.id, Rabu (12/3/2025).

“Kami ada 5 guru, 3 guru dari Sidoharjo ngajar ke Desa Palas dan 2 Guru Desa Serai ngajar ke Desa Sidoharjo tidak bisa mengajar,” kata EK.

Baca Juga  55 Warga Desa Pangkabuluh Terima BLT Tahap I

Menurutnya, jembatan ini sudah rusak sejak lama dan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor saja.

Pada Senin (10/3/2025) lalu jembatan ini masih bisa dilewati tetapi tanah mulai longsor akibat curah hujan tinggi.

“Dan siangnya saat kami pulang mengajar, jembatan ini sudah darurat dan tidak bisa dilalui lagi,” tambah EK.

Menurutnya, ada akses jalan lainnya dari Sidoharjo ke Desa Palas harus muter lewat Desa Delas atau Pulau Besar tetapi memakan waktu yang lumayan jauh sekitar 1 jam.

“Harapan kami jembatan ini segera diperbaiki dan jalan kami juga masih tanah kuning kalau hujan licin,” kata EK.