Surah pertama yang diterima Nabi Muhammad Saw adalah Al-Alaq ayat 1-5. Wahyu ini diterima Nabi Muhammad pada 17 Ramadan.

Saat itu kata Kyai Syaiful, Nabi Muhammad Saw, berada di goa hira. “Perintah pertama yang diterima Nabi Muhammad adalah membaca,” ujar Syaiful.

Perintah ini menandakan begitu pentingnya kedudukan ilmu pengetahuan, yang diawali dengan kepandaian membaca.

Adapun wahyu kedua yang diterima Nabi Muhammad adalah Surah Al-Muddatsir ayat 1-7. Sementara wahyu ketiga yang diterimanya adalah Surah Al-Hijr ayat  94.

Surah ketiga ini kata Kyai Syaiful yang mendasari Nabi Muhammad SAW untuk memulai dakwah kepada kalangan kafir Quraisy.

Kyai Syaiful meminta para santri memahami betul sejarah penurunan Al-Qur’an tersebut. Dengan demikian, para santri dapat bersemangat untuk terus membaca, mempelajari, menghafal, sekaligus memahami maknanya.

Baca Juga  Wujudkan Zero Stunting, Dinkes Bangka Terjunkan Dokter Spesialis Anak

Dalam kesempatan tersebut Kyai Syaiful bukan hanya sekadar berceramah tetapi juga mengajak para santri berdiskusi.

Sesekali ia melontarkan pertanyaan kepada para santri. Juga tantangan kepada para santri. Maka kegiatan ini terasa lebih cair.