Luna
setiap masa ada rasa, ada cerita, dan ada lara
aku, berbicara dengan bahasa tubuh namun kaku
tentang masa yang telah tiada, dia menjadikan segalanya
aku berbicara dengan malu mengatakan aku rindu
Hingga dendam, aku paham itu perasaan
Tentang memahami, diriku Paham tidak harus dendam
Karena dirimu, diriku tau itu rasa
Sebab karena diriku, aku paham bahwa rasa itu rekayasa
Halaman
1 2
