“Ruas jalan terbelah dan banjir diduga disebabkan curah hujan tinggi yang berlangsung lama. Apalagi hujan sudah dari Jumat kemarin, dan air mulai naik kemarin sekitar pukul 7 pagi. Kedalaman yang paling dalam di bawah lutut di Desa Sekarbiru,” ujarnya.

Hingga pukul 13.00 Wib, air sudah mulai surut dan aktivitas masyarakat kembali normal. Masyarakat diminta untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas.

“Kalau untuk evakuasi sudah kita berikan imbauan, mereka pindah ketempat keluarganya. Tidak ada korban dari peristiwa banjir. Siang ini air sudah mulai turun,” ucapnya.

Baca Juga  Ternyata Ini Dugaan Penyebab Adik Kandung Bos Timah Aon Koba Ditahan Kejagung