Bahkan dirinya turut menginstruksikan setiap kepala badan maupun dinas sebagai pendamping. Agar mereka bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi orangtua asuh bagi mereka.

Hal itu juga menjadi salah satu syarat utama menjadi kepala badan maupun dinas. Yakni mereka harus bisa menghidupi satu orang anak yatim-piatu. Setiap anak diberikan uang tunai senilai Rp1 juta, uang tersebut dapat dibelikan apa saja sesuai kebutuhan.

” Mereka turut diberikan kebebasan untuk memilih apa yang hendak dibeli tanpa terkecuali. Agar mereka bisa merasakan baju baru untuk dipakai pada Hari Raya IdulFitri. Karena kita tidak tahu sudah berapa lama anak-anak ini tidak berbelanja kebutuhan lebaran bersama orangtua mereka,” paparnya.

Baca Juga  Kemenag RI Dukung Penegakkan Hukum Polda Metro Jaya Terhadap Kasus Penipuan Jamaah Umroh PT NSWM

Oleh karenanya, Riza Herdavid mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung program tersebut, serta mengajak semua pihak memiliki kepedulian terhadap yatim-piatu.

” Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi anak yatim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan di bulan suci ini. Sehingga mereka merasa bahagia seperti yang dirasakan anak-anak lainnya jelang lebaran,” tutupnya.