“Sementara apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya justru mengalami penurunan penebusan mencapai 20-30 persen. Pada tahun 2024 emas yang ditebus oleh nasabah mencapai dua kilogram dengan estimasi nominal Rp 2 Miliar,” ujar Nanda.

“Penurunan penebusan emas ini mungkin dikarenakan oleh kondisi perekonomian masyarakat saat ini, apalagi saat ini mungkin sebagian besar ASN di wilayah Toboali belum menerima THR,” tambahnya.

Nanda optimis tren tebus emas ini akan melonjak terakhir itu pada besok, diprediksi transaksi emas akan mengalami penambahan sekitar 600-700 gram.

“Prediksi terjadi peningkatan transaksi tren tebus emas itu besok. Mungkin bisa mencapai 600-700 gram emas,” ungkapnya.

Nanda juga mejelaskan selain transaksi tebus emas, transaksi gadai juga turut dilakukan oleh masyarakat, akan tetapi jumlahnya lebih rendah 50 persen berada di bawah transaksi tebus.

Baca Juga  Geger! Warga Temukan Tulang Belulang Manusia di Pondok Kebun Desa Batu Rusa

“Tapi berbanding jauh dengan tebusan, total gadaian emas yang sudah didapat yakni sebanyak 300-400 gram dengan estimasi nominal Rp400 juta sampai Rp500 juta, pungkasnya.