Nahkoda kapal tidak mengetahui kejadian itu. Kemudian nahkoda kapal mencoba mencari korban namun korban tidak ditemukan.

Menyadari hal tersebut nahkoda kapal segera memberitahukan informasi tersebut ke rekannya menggunakan radio pada kapal tersebut.

Fnformasi tersebut dilaporkan ke Polairud Bangka dan diteruskan ke Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian menggunakan Kapal RBB Basarnas, Selasa (8/4/2025).

Tim SAR Gabungan yang didukung oleh, Tim Rescue Kansar Pangkalpinang, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Bangka, Laskar Sekaban dan Sakasar bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak 49 nautical mile dari pelabuhan PTS Pangkalbalam.

Supani, Dantim Basarnas mengatakan, “Kemarin kami sudah melakukan upaya pencarian dengan berkoordinasi dengan keluarga pemilik kapal melalui radio komunikasi. Mengingat jarak lokasi yang cukup jauh dan kondisi air yang surut pada saat informasi diterima sehingga kami merencanakan pergerakan pada hari ini menggunakan RBB Basarnas. Semoga upaya pencarian hari ini dapat membuahkan hasil,” jelas Pani.

Baca Juga  Quick Count LSI: Prabowo-Gibran Unggul 57,03 Persen, Suara Masuk 61,50 Persen