Mendapatkan kabar tersebut, Ketua APDESI Bangka Tengah itu langsung berangkat menjemput warganya itu dan membawa warga tersebut pulang ke rumahnya di Dusun Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubukbesar.

“Setelah dibantu warga saya, Alhamdulillah kami berhasil jemput Fadli dan membawa ia pulang ke rumahnya langsung,” ujarnya.

Orang nomor 1 di Perlang itu mengungkapkan, jika warganya ini memang memiliki sifat pelupa dan sering linglung jika sudah berada di luar rumah tanpa pengawasan.

“Jadi juga saya mau meluruskan jika warga saya Fadli ini bukan ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) cuma memang sering pelupa saja atau linglung. Jadi mohon diluruskan. Hal itu karena beliau pernah trauma akibat kedua orangtuanya meninggal berbarengan saat lebaran,” tuturnya.

Baca Juga  Begini Kronologi Penambang Tewas di Perlang, Korban Sempat Teriak

Sementara itu, Zainab (38) kakak Fadli mengungkapkan jika adiknya sehat-sehat saja dan masih bisa berpikir rasional, namun memang sering sekali linglung dan pelupa.

“Fadli ini sehat sebenarnya. Ia makan sendiri, mandi ataupun melakukan aktivitas sendiri. Namun ia sering pelupa dan linglung kalau tak ada pengawasan dari kami,” jelasnya.

Ia juga berterima kasih kepada Kades Perlang dan juga pemerintahan Perlang serta masyarakat yang bersusah payah mencari adiknya itu.

“Makasih pak Kades, masyarakat dan pemerintah desa, kami akan berusaha menjaga keluarga kami ini dengan baik, ” imbuhnya.