Kala itu, ia berujar, korban sedang tidur dan beristirahat di dalam kamar di bengkel. Pelaku kemudian menendang pintu kamar membuat korban langsung terbangun. Ia lihat pelaku memegang senjata tajam jenis parang di tangan kanan dan senjata pisau di tangan kiri.

“Pelaku langsung mengatakan kepada korban ‘Kau ngomong apa dengan ibu ku’ sambil berteriak. Korban jawab dia tidak ada ngomong apa-apa, namun pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis parang menggunakan tangan kanan ke arah korban,” ujarnya.

“Korban langsung menepis parang itu dan tangan kirinya menahan tangan kiri pelaku yang memegang pisau. Korban berlari ke luar kamar dan menahan pintu kamar dari luar. Akan tetapi lalu pelaku menghancurkan barang-barang yang ada di dalam kamar,” terangnya.

Baca Juga  Begini Pengakuan AN, Pemuda Mentok Hamili Kekasihnya yang Masih Pelajar

Lebih lanjut, dalam sekejap, sejumlah barang yang ada di dalam kamar hancur oleh parang di tangan pelaku. Bahkan saat itu, pelaku sempat mengancam akan membunuh orang yang telah berbicara dan menyudutkan tentang pelaku kepada ibunya.

Di sisi lain, korban terus berusaha agar pelaku tenang sambil menahan pintu kamar dari luar. Kurang lebih 30 menit, pelaku mulai tenang dan korban minta parang yang dipegang untuk dibuang. Pelaku kemudian mengamini hal itu dan meminta pintu kamar agar dibuka.

“Saat pintu dibuka, pelaku memberikan parang itu ke korban. Pelaku kemudian menangis sambil mengatakan ‘Kenapa orang terdekat saya bisa kayak gini dengan saya, kalau bisa pada saat saya ada masalah di proyek ibu saya jangan sampai tahu,” jelasnya.

Baca Juga  Cegah Stunting, Tim KKN Unmuh Babel Sosialisasi Pendekatan STIFIn dan PHBS di Desa Kelabat

Saat itu, pelaku minta parang miliknya lagi dengan pelapor dan lalu pergi dari bengkel mobil. Kemudian, korban lalu mengecek kondisi bengkel dan turun ke bawah. Dia melihat kursi yang ada di teras sudah hancur. Ia terpaksa tidur di mobil yang ada di bengkel tersebut.

“Pagi harinya, Ko Acon selaku kepala tukang las proyek milik Menkiong lalu menghubungi korban dan menanyakan apa yang terjadi di bengkel. Korban pun menjelaskan ke Ko Acon bahwa pelaku F yang melakukan pengerusakan di bengkel mobil milik Menkiong,” ujarnya.