“Berperilaku baik selama jalani masa pidana di dalam lapas atau rutan. Agar hak-hak warga binaan bisa diberikan secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku. Transparansi ini adalah bagian dari pembinaan yang humanis dan berkeadilan,” tambah dia.

Ia berharap, kehadirannya dalam acara ini tidak hanya memberikan edukasi. Tetapi juga mencerminkan wujud nyata kolaborasi antara Rutan Muntok dan masyarakat. Undangan dari Pemdes Belolaut menjadi bukti kuat adanya sinergi antar lembaga dan warga.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sekretaris Desa Belolaut, Kurniawan Gatot Pramono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Karutan Achmad Adrian yang telah bersedia hadir dalam sosialisasi bahaya narkoba tersebut.

Baca Juga  Tingkatkan Keterampilan Pelaku UKM, DKUP Babar Gelar Pelatihan Barista

“Ini membantu kita dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta cara mengantisipasinya. Kami sangat menghargai kehadiran beliau di tengah-tengah masyarakat Belolaut,” ujar Sekretaris Desa Belolaut, Kurniawan Gatot Pramono.

“Ini jadi bukti nyata kecintaan beliau terhadap tanah kelahirannya, Belolaut. Kami berterimakasih kepada Rutan Muntok untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga upaya bersama ini dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” ujarnya.

Diharapkan, kegiatan ini jadi langkah awal yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menjaga diri dan lingkungan dari bahaya narkotika. Turut hadir pada acara ini berbagai elemen di masyarakat.

Perangkat desa, Ketua RT, Ketua BPD Belo Laut, Forum Pemuda, Agen Perubahan (AP) Desa Belo Laut, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Ini si Cantik Valinca, Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Bangka Barat