“Kebetulan saya hari ini sama teman ke Mentok karena ada kegiatan berapa hari di sini. Kebetulan sudah di sini, jadi kita main ke Pantai Baru, cuma kenapa ada tambang di sana. Apalagi saya lihat tadi dari jalan umum cuma 100 meter jaraknya,” kata Leora.

“Dari jalan raya mengancam kerusakan fasilitas umum dan dari sisi pantai itu merusak pemandangan sekali selain dampak kerusakan lingkungan. Kalau memang ini ada izin dari instansi terkait, kenapa izinnya bisa terbit. Kayak gak ada lokasi lain aja,” katanya.

Dia juga mengaku risi akan kehadiran sejumlah ponton tambang yang parkir di sekitar Pantai Baru dan sekitarnya. Pasalnya, ponton tambang itu dinilai tidak etis lego jangkar tepat di depan kawasan objek wisata. Ia harap pemda setempat mengambil langkah tegas.

Baca Juga  Tak hanya di Tembelok, Tambang di Teluk Inggris Juga Masih Beroperasi hingga Malam Hari

“Di sini kok ada ponton yang parkir mau kerja atau gimana. Apakah memang baru atau sudah lama, kok Pemda Babar diam saja. Saya kira ini di luar negeri, ada orang pakai dalaman saja lagi benerin ponton. Tolong ditertibkan atau digeser lah ponton ini,” ujarnya.

“Kita datang ke sini mau berwisata jadi agak terganggu dengan pemandangan seperti ini. Bagaimana orang mau betah lama-lama di sini kalau hal seperti ini saja terkesan dibiarkan. Ke mana pemerintah dan instansi terkait, ambil tindakan dong,” ujarnya.