Peringati Hari Kartini, BKKBN Gelar Pelayanan KB MOP Terbanyak Serentak se-Indonesia
Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat, pelayanan KB tersebut juga tidak bisa hanya Kemendukbangga/BKKBN sendiri namun juga melibatkan dukungan dari berbagai sektor baik pemerintah daerah, para dokter, fasilitas-fasilitas kesehatan, dan pihak lainnya.
“Kegiatan ini bertujuan meningkat jumlah pria yang menjadi akseptor KB secara sukarela dan sadar, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengasuhan yang melibatkan ayah, dan terbentuknya kemitraan yang lebih kuat antara pemerintah, komunitas, dan lembaga mitra dalam mendukung ketahanan keluarga,” ujar Menteri Wihaji.
Adapun sasaran kegiatan pelayanan vasektomi serentak ini adalah Pasangan Usia Subur di seluruh provinsi dengan target 2.000 akseptor. Calon akseptor vasektomi harus memenuhi syarat usia minimal 35 tahun (sehat); Mendapatkan persetujuan istri (sukarela); Memiliki anak minimal dua (bahagia); Anak kedua atau terkecil sudah berusia minimal tiga tahun (bahagia).
Berdasarkan data Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2024, kesertaan pria dalam ber-KB masih rendah hanya 2,1%, dengan persentase kesertaan vasektomi 0,1%. Sementara data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) 2024 tercatat 3,73%, dengan persentase kesertaan vasektomi 0,13%.
Pelaksanaan kegiatan ini dilandasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 / Perpres Nomor 181 Tahun 2024, di mana Kemendukbangga/BKKBN membantu Presiden untuk mewujudkan visi “Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045”, melalui perannya untuk menjalankan Asta Cita ke-4. Yaitu, “Memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas”.
Salah satu permasalahan dalam menjalankan Asta Cita ke-4, menurut Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN adalah tingginya angka stunting di Indonesia, tercatat sebesar 21,5% (SKI 2023).
Pada hari terakhir rangkaian acara dilakukan juga pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi di Kabupaten Majalengka berjumlah 300 orang akseptor.*
