BEKISAH 2025 Hari ke-2: BI Babel Semarakkan Potensi Wakaf dan Talenta Generasi Muda
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S.Tamawiwy menyampaikan pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk mengekspresikan potensi, mengembangkan talenta, serta memperkuat perekonomian berbasis syariah melalui kegiatan yang inklusif dan inspiratif.
Hal ini diwujudkan dalam pelaksanaan berbagai perlombaan dan bazar UMKM pada hari kedua BEKISAH 2025. Sebanyak
enam jenis lomba digelar, meliputi lomba dakwah ekonomi syariah, konten kreatif eksyar, cerdas cermat, nasyid, berbalas pantun, dan desain busana muslim.
“Perlombaan ini tidak hanya menjadi panggung ekspresi kreativitas, tetapi juga menjadi sarana edukatif dalam menanamkan nilai-nilai ekonomi Islam kepada pelajar dan masyarakat umum di Bangka Belitung,” ujarnya.
BEKISAH juga menghadirkan bazar UMKM yang turut menjadi pusat perhatian dan antusiasme pengunjung. Sebanyak 38 pelaku UMKM dari berbagai sektor industri halal dan ekonomi kreatif ikut berpartisipasi, menampilkan beragam produk unggulan lokal.
Selama penyelenggaraan di hari kedua ini, tercatat transaksi penjualan mencapai lebih dari Rp 80 juta menunjukkan potensi besar ekonomi syariah berbasis komunitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan hari kedua BEKISAH 2025 membuktikan bahwa sinergi antara edukasi, ekspresi dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan harmonis dalam satu wadah kolaboratif.
Melalui talkshow yang menggugah kesadaran akan pentingnya wakaf dan peran pesantren, serta lomba dan bazar yang memberdayakan generasi muda dan pelaku usaha lokal, BEKISAH terus mengukuhkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi syariah di Bangka Belitung.
Dengan semangat kebersamaan, inklusivitas, dan inovasi, diharapkan BEKISAH 2025 menjadi titik tolak lahirnya lebih banyak inisiatif ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan memberi kemaslahatan bagi umat.*
