Lenyap dalam Pawana
Kau, yang kini bersemayam di antara Swarga,
Masih selalu kusebut dalam setiap bisu,
Seperti mantra yang tak pernah pudar
Seperti janji yang tak pernah ingkar
Sebab waktu tak pernah mengikis jejakmu,
Hanya saja ia mengajarkanku
Cara mencintai yang tidak lagi menggenggam
Dan cara mencintai yang tidak lagi padam
Kau tiada,
Namun setiap hela napasku
masih mengeja namamu
Dalam bahasa yang tak dimengerti siapa-siapa,
Kecuali aku dan semesta.
Halaman
1 2
