Selain itu, tidak ada yang menjamin sewaktu-waktu bisa saja jembatan ini jebol, bahkan nanti sparepartnya tidak tersedia lagi sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan lain dan menghambat kegiatan perekonomian masyarakat.

“Jadi saya sebagai gubernur mohon maaf kepada rakyat Babel jembatan ini terpaksa saya buka demi keselamatan tranportasi pelabuhan ini, karena kalau tutup, kapal masuk tidak bisa dan tidak bisa keluar, maka terjadi kelumpuhan ekonomi,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asban Haris mengatakan, jika Gubernur Babel sudah memiliki solusi terkait dengan Jembatan Emas itu.

“Beliau Gubernur Babel sudah punya solusi terkait itu dan kita akan jalani saja,” tutup Asban.

Baca Juga  Sukses Laksanakan Program PPM, PT TIMAH Diganjar Penghargaan Tamasya Award 2024