Festival Semarak Ekraf Resmi Dibuka, Pemkot Pangkalpinang Tonjolkan 17 Subsektor Ekonomi Kreatif

“Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan kota dalam era globalisasi adalah dengan cara membuat kota menjadi lebih atraktif. Langkah ini sejalan dengan penetapan kota pangkal pinang sebagai kota kreatif indonesia dengan subsektor unggulan di bidang kuliner,” ujarnya.
Menurutnya era globalisasi ini adalah sebuah era dimana manusia hidup berdampingan bersama teknologi yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan informasi komunikasi, masyarakat menginginkan pelayanan cepat, tepat dan transparan.
“Kondisi ini tentu menjadi sebuah tantangan besar bagi seluruh instansi publik, tak terkecuali Dinas Pariwisata kota Pangkalpinang sebagai instansi yang mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai penggerak kepariwisataan dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Terdapat 17 subsektor dalam ekonomi kreatif yang diselenggarakan kali ini, kuliner, kriya, fashion, musik, fotografi, seni rupa, seni pertunjukan, penerbitan, aplikasi, arsitektur, desain Interior, desain produk, pengembang permainan, televisi dan radio, desain komunikasi visual, film animasi dan video serta periklanan.
“Kami berharap kegiatan ini sebagai upaya dalam mendukung 17 subsektor tersebut, karena keberadaan mereka besar artinya bagi keberadaan kota kreatif ini,” tutup Juhaini.*
