Ia menambahkan, hasil visum terdapat luka memar di bagian pipi Agam.

“Tapi nanti penyidik yang akan mengambil hasil visum di RSBT Pangkalpinang,” tambah Budi.

“Dipukul di ruang fraksi. Jadi korban masuk ke ruang fraksi. Sudah ada tiga orang. Pintu ditutup. Terjadi cekcok dan pukul-memukul,” ujarnya.

Budi mengaku belum mengetahui apa motif pemukulan ini.

“Motifnya belum tahu tetapi yang jelas ada pemukulan. Satu kali pemukulan dan korban didorong hingga jatuh ke lantai dan kena meja, dan pelaku internal partai. Untuk yang dua orang itu saya tidak tahu,” tutup Budiono.

Terpisah, ditemui usai melapor Agam menyebut hasil visum sudah dan ada pembengkakan di bagaian rahangnya.

Baca Juga  Ruang Kelas Tak Berdinding dan Jendela, Anggota DPRD Babel Tinjau SMAN 1 Mentok

“Nanti ya, masih sakit, sambil menunjukkan bagian pipi sebelah kanannya,” kata Agam.

“Ada tiga orang, pelakunya inisial T, dan yang dua orang tidak ikut mukul. Silakan langsung ke pengacara saya,” ucap Agam.

Timelines.id masih berupaya mengonfirmasi TW atas dugaan pemukulan yang telah dilaporkan ke Polda Babel.