Politisi PAN Nasril Bahar Sebut Babel Penghasil Timah Terbesar tetapi Provinsi Termiskin di Indonesia
“Dokumennya jelas clear tapi timahnya di mana diambil, mungkin dari IUP Bapak,” ujarnya.
Nasril mengatakan Dirut PT Timah, Restu Widiyantoro sebagai panglima perang di Bangka Belitung.
“Mampukah Bapak memanggul senjata, kami dukung 1000 persen tetapi kalau Bapak tidak mampu memanggul senjata, silakan lapor Dirut Holding (MIND ID), saya minta diberhentikan dari Dirut PT Timah,” imbuhnya.
Nasril menambahkan, PT Timah memiliki Dirut Holding dengan pucuk pimpinan berbintang tiga.
“Jadi Bapak (Dirut PT Timah) tidak perlu takut jika ada backing dengan bintang 4 atau 10, itu kan cuma bintang bintang. Ini asli bintang, kan gitu, kami dukung,” kata Nasril.
Ia mengatakan negara hari ini menjaga sumber daya alamnya. “Kenapa Bapak ditempatkan di sini. Karena ini persoalan merah putih. Kalau Bapak, masih punya pasukan-pasukan lama, Bapak minta seluruh pasukan menjaga Bangka Belitung itu. Permisi dengan Dirut Holding, karena banyak persoalan di PT Timah,” sebut Nasril.
“Kita belum mengangkat soal reklamasi. Karena kalau kita landing di Bangka Belitung, begitu cantiknya Bangka Belitung dengan kawah-kawah ada yang biru, hijau, coklat, macam-macam,” ujarnya.
“Tapi hari inilah kita harapkan Bapak (Dirut PT Timah) karena mengapa Bapak ditempatkan di situ tentu ada yang diharapkan dari Bapak,” tutupnya.
Sementara itu, mengutip Kumparan.com “5 Provinsi Termiskin di Indoensia dan Penyebabnya” yang terbit pada 1 Desember 2024 yaitu Papua, Papua Barat, NTT, Maluku dan Gorontalo.
