“Perusahaan akan mengoptimalkan nilai perusahaan dan kontribusi terhadap negara, pemegang saham, serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan RDP bersama Komisi VI DPR RI, Restu juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi PT Timah dalam meningkatkan kinerja perseroan diantaranya tambang tanpa izin di wilayah konsesi perusahaan dan tumpang tindih lahan.

PT Timah pada kuartal 1 tahun 2025, mencatatkan kinerja yang baik dengan berhasil membukukan laba sebesar Rp116,86 miliar. Sedangkan pada tahun buku 2024 perusahaan berhasil mecatatakan laba sebesar Rp1,19 Triliun.

Baca Juga  PT Timah Tbk Serahkan Bantuan untuk Peserta Jumbara Nasional Asal Bangka Barat