Wabup Debby juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya terhadap pembentukan KDMP sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Dirinya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, desa/kelurahan, dan masyarakat dalam membangun koperasi yang mandiri dan berkelanjutan.

“Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian desa sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Ambar dalam arahannya menjelaskan bahwa kegiatan Monev ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola koperasi yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat desa.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan nasional untuk membangun kemandirian ekonomi desa.    Untuk itu Kami ingin memastikan progres pembentukan KDMP berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkab Basel Siapkan Pemberangkatan 158 Jemaah Haji 2026, Catat Jadwal Kloternya

Prof. Ambar juga mengapresiasi progres Kabupaten Bangka Selatan dalam pembentukan KDMP yang dinilai cepat dan menyeluruh.

“Luar biasa dari 50 Desa dan 3 Keluarahan  di Kabupaten Bangka Selatan, 100 persen semuanya sudah berprogres dalam pembentukan KDMP, saya sangat apresiasi dan sangat bangga kepada seluruh komponen dan seluruh masyarakat Kabupaten Bangka Selatan,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Prof. Ambar menekankan bahwa keberhasilan program KDMP ini bergantung pada komunikasi dan komitmen semua pihak. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komunikasi dan komitmen semua pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga perangkat desa. Jika kita bergerak bersama, saya yakin koperasi ini akan betul-betul berguna, berdaya guna untuk masyarakat dan akan menjadi kekuatan ekonomi baru yang tumbuh dari desa untuk Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga  Tinjau Lokasi Desa Tepus, Mayjen TNI Supriono Harap TMMD Kodim Basel Mampu Dorong Percepatan Pembangunan Desa