Jatuh dari Bagan, Nelayan di Mendobarat Ditemukan Tewas di Perairan Penagan
Kemarin pagi sekitar pukul 07.00 Wib, rekan korban Hendri berupaya melakukan pencarian terhadap korban di sekitar bagan bersama keluarga korban.
Perahu milik korban berhasil ditemukan namun dalam keadaan pecah.
Hingga sore hari, korban belum ditemukan kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.
Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian pada koordinat 2°11’31.84″S 105°44’44.28″E.
Tim SAR Gabungan yang didukung oleh, Rescuer Kansar Pangkalpinang, Babinsa, BPBD Bangka, Laskar Sekaban, Pramuka Peduli, SAKA SAR dan keluarga korban akan melakukan upaya pencarian bersama untuk menemukan keberadaan korban.
Setiba di lokasi, Tim SAR gabungan melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan masyarakat sekitar untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Hingga pukul 22.25 Wib tubuh korban berhasil ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 1 Nautical Mile Dari lokasi kejadian.
Tim SAR bergegas menuju lokasi penemuan dan melakukan evakuasi terhadap tubuh korban menuju rumah duka di Desa Labuh Airpandan.
Kakansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa menjelaskan, ” Terima kasih tentunya kami ucapkan kepada segenap masyarakat dan unsur Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian terhadap korban. Kami Basarnas senantiasa mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan untuk memperhatikan kondisi cuaca yang sering berubah-ubah,” tutup Oka.
