Sementara itu, Pokdarwis Batu Belimbing, Hayi dan Akbar menyampaikan banyak hal terkait batu belimbing, salah satunya bagaimana menjaga dan menghargai tempat-tempat bersejarah.

Tak hanya itu, mereka juga berpesan agar siswa-siswi SDIT Alam Cahaya dapat terus mempelajari tempat bersejarah lainnya untuk dapat mencintai peninggalan orang-orang terdahulu.

Setelah memberikan materi dan nasihat tentang sejarah Batu Belimbing, selanjutnya siswa siswi diberikan pertanyaan terkait apa yang sudah disampaikan.

Para siswa yang bisa menjawab dengan benar akan mendapatkan reward yaitu mendapatkan buku tentang sejarah batu belimbing. Dan Tiga siwa berhasil menjawab dengan benar.

Setelah kegiatan penyampaian tentang sejarah Batu Belimbing oleh narasumber siswa-siswi SDIT Alam Cahaya diarahkan untuk ke Pantai Kelisut yang tempatnya berdekatan dengan Batu Belimbing.

Baca Juga  Serunya Siswa SDIT Alam Cahaya Belajar di Benteng Toboali

Para siswa membuat poster tentang menjaga kebersihan lingkungan dan kemudian diwarnai, dan poster tersebut di tempel di pohon pohon yang ada di Pantai Kelisut Toboali.

Setelah kegiatan berakhir para siswa siswi makan bersama selanjutnya melakukan Salat Zuhur di Pantai Kelisut secara berjamaah. Anak-anak juga menyempatkan bermain di pantai sebelum kembali ke sekolah.