Pembobol SDN 56 Pangkalpinang Dicokok, Modusnya Merusak Semua CCTV
“Semua CCTV yang dirusak, adaptor wifi, laptop, uang dan poe port dibawa pelaku meninggalkan sekolah. Merasa bahwa dia sudah terekam CCTV ia lalu buang semua alat itu di hutan belakang sekolah. Laptop lalu disembunyikan di hutan tidak jauh dari sekolah,” ujarnya.
“Uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari hari. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polresta Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk kasus ini terungkap pihak sekolah pada 26 Mei 2025 jam 05.50 Wib,” ujar dia.
Lebih lanjut, saat itu Mustamik selaku petugas keamanan membuka gerbang sekolah. Ia lalu berjalan ke arah ruang kantor guru melihat pintu ruang guru kantor sudah dalam kondisi rusak tidak terkunci terbuka lebar. Rantai gembok pintu tralis kondisinya sudah terputus.
Kemudian langsung memeriksa ruang guru dan beberapa barang yang berada di ruangan sudah diambil orang tidak dikenal. Mulai dari 1 unit CCTV, 1 unit Adaptor Wifi jenis ACP merek Advan, 1 unit laptop chroombook Libera. Saksi lalu mengecek ke seluruh ruangan.
“Usai keliling melakukan pemeriksaan kondisi listrik sekolah dalam keadaan hidup. Setelah melakukan pemeriksaan seluruh seputaran sekolah di ketahui beberapa aset sekolah yang hilang 1 unit Poe Port 4 internet yang berada bagian luar ruang guru,” kata dia.
“Lalu tujuh unit CCTV yang berada di ruang bagian luar, dapur, ruangan guru bagian luar, ruangan kelas 3. Ruangan UKS, Laboratorium Komputer, ruangan kelas 4, ruangan kelas 5. Dan 1 Unit Adaptor Wifi (ACP) merek TP-LINK dan membuat sekolah rugi Rp 17.547.380,” jelas dia.
