“Akumulasi alokasi anggaran berbagai program tersebut tercatat lebih dari Rp70 miliar rupiah di tahun ini. Kita berharap dengan nilai yang cukup besar ini, program ketahanan pangan kita berjalan optimal,” kata Hefi, Kamis (29/5/2025).

Ia menjelaskan, dari total alokasi anggaran tersebut, skema pendanaannya memang terbagi ke beberapa sumber seperti pusat, provinsi dan kabupaten.

“Kita di kabupaten sendiri program ini dieksekusi melalui dua dinas yaitu Dinas Pertanian dan Dinas PUPR. Dengan kondisi efisiensi anggaran APBD saat ini yang juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia, tentu kita harus bekerja lebih pro aktif untuk menjemput program program ketahanan pangan dari pusat dan Alhamdulillah di tahun ini Kita mendapatkan kucuran APBN yang tidak sedikit,” tutupnya.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem Landa Desa Rias, 4 Rumah Tersambar Petir