DLH Pangkalpinang Road Map Kurangi Sampah dari Hulu ke Hilir
“Program ini semuanya bertahap, setelah terbentuknya Bank Sampah kemudian dilanjutkan ke masing-masing kelurahan termasuk tingkat RT/RW, minimal masing-masing menyediakan satu Bank Sampah unit,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Bank Sampah ini tidak mesti dilakukan oleh banyak orang, bisa dari tim-tim kecil seperti dari kelompok PKK, kelompok pengajian, anak-anak sekolah, Karang Taruna, maupun Posyandu Kelurahan.
Program ini juga harus disosialisasikan karena butuh dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat dan juga peran dari media. Apalagi dengan kondisi sekarang ini ditengah kebijakan efisiensi anggaran.
Oleh sebab itu, pihaknya akan terus berupaya khususnya dalam menggunakan medsos atau digabung dengan pertemuan-pertemuan coffe morning dan lain sebagainya.
“Kami juga akan menyiapkan SDM profesional di bidang tata kelola lingkungan hidup dan smapah serta akan mengaktifkan kembali peran-peran sekolah Adiwiyata,” ujarnya.**
