Algafry menambahkan, Iduladha adalah momentum tolak ukur untuk tahu dan melihat sejauh mana kita ingin dekat dengan Allah dan momen berbagi antar sesama.

“Banyak yang bisa kita ambil hikmah, di antaranya berusaha sekuat tenaga dan tawakal, seperti Ibunda Siti Hajar, yang berusaha mencari minum untuk anaknya Ismail, tidak hanya berpangku tangan, dari Safa ke Marwah, hingga Siti Hajar bertawakal dan ada sumber air dari tumit putranya yang masih kecil,” terangnya.

“Berusahalah sekuat tenaga dengan kemampuan kita, bagaimana mencapai impian kita, baru bertawakal kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Baca Juga  Algafry Ungkapkan Kekhawatirannya pada Tingkat Numerasi dan Literasi Siswa Bateng