Nakhoda Tug Boat Meninggal Sesak Napas di Perairan Belitung
Pukul 15.34 Wib, agen TB Bening III berkomunikasi dengan Kansar Pangkalpinang dan menginfokan bahwa kapal mereka sudah berada dekat area Anchor Pelabuhan Tanjung Pandan dan meminta bantuan evakuasi terhadap nahkoda kapal tersebut.
Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue Unit Siaga SAR Tanjung Pandan menuju lokasi kapal TB Bening III pada koordinat 2° 35.819’S 107° 32.837’E dengan jarak 10 nautical mile dari pelabuhan Tanjung Pandan.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Rescue USS Tanjung Pandan, KSOP Tanjung Pandan, Ditpolairud Polda Babel, Satpolairud Belitung, Kantor Kesehatan Pelabuhan bergegas menuju lokasi kapal menggunakan Kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) milik Basarnas.
Setiba di titik pertemuan dengan TB Bening III, Tim SAR Gabungan bergegas melakukan proses pemeriksaan dan evakuasi terhadap korban.
Tepat pukul 17.38 Wib, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dari TB Bening III ke RIB Basarnas, selanjutnya korban dibawa menuju pelabuhan tanjung pandan untuk selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. H. Marsidi Judono menggunakan ambulans yang sudah disiapkan.
I Made Oka Astawa, Kakansar Pangkalpinang menjelaskan, “Kami menerima informasi permintaan evakuasi terhadap nahkoda kapal TB Bening III yang sebelumnya dikabarkan mengalami sesak napas dan meninggal dunia. Kita segera mengirimkan tim SAR Gabungan menuju titik pertemuan untuk dengan segera mengevakuasi korban.”
“Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter dari KKP, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian jasad korban kita evakuasi menuju RSUD Belitung. Terima kasih kepada segenap unsur SAR Gabungan yang turut membantu pelaksanaan evakuasi terhadap nahkoda TB Bening III. Semoga sinergitas ini tetap terjalin demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung,” tutup Oka.
