“Karena tentunya mereka akan berlatih secara fokus dan rutin untuk persiapan menuju turnamen. Harapan kami dari acara ini, pemain khususnya anak-anak muda terhindar kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain dengan fokus latihan,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap nantinya melalui turnamen ini dapat melahirkan pemain profesional yang berbakat. Yang bisa saja ke depan bermain di level nasional dengan tim-tim profesional. Dan paling tidak dapat mengharumkan nama daerah melalui beragam kompetisi.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Esports Gim MLBB dan FF, Ipda Ragil Dimas Ramdhan menjelaskan seputar kegiatan ini. Ia menyebut, pendaftaran turnamen ini telah dibuka sejak tanggal 19 Mei 2025 lalu dan akan ditutup oleh panitia pada 18 Juni 2025 mendatang.

Baca Juga  Begini Pengakuan Pemilik PC di Parittiga usai Ditetapkan sebagai Tersangka

“Untuk venue itu akan kami laksanakan di Museum Timah Indonesia Mentok. Baik ML atau FF dari babak penyisihan sampai semi final dari tanggal 21 dan 22 Juni 2025. Kalau final, rencananya akan kami gelar di Polres Babar pada esok harinya, 23 Juni 2025,” katanya.

Dia mengatakan, total hadiah yang siap diperebutkan dari turnamen MLBB dan FF ini mencapai Rp10 juta berikut piala dan sertifikat. Di mana, juara 1 akan membawa pulang uang tunai Rp2,5 juta, juara kedua membawa uang tunai Rp1,5 juta dan juara ketiga Rp1 juta.

“Rencananya kami juga akan siapkan tempat untuk 6 pelaku UKM di sekitar venue untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Makanya kami pilih venue Museum Timah selain luas, tempat ini bersejarah bagi Kota Mentok,” ujar Kanit Tipidter Polres Babar itu.

Baca Juga  Ditangkap Kasus Sabu, Ibu dan Anak Reuni di Penjara Polres Babar

Salah seorang panitia turnamen, Pitra Rianda mengapresiasi Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya Nugraha dan jajaran yang telah membuka kegiatan ini. Pasalnya, antusiasme pencinta Esports khususnya gim MLBB dan FF di daerah ini memang cukup tinggi.

“Jadi mereka punya wadah dengan ada turnamen ini. Sekadar informasi, untuk ML yang daftar sejauh ini sudah 33 tim. FF baru 10 tim, untuk yang mau daftar silahkan hubungi panitia. Untuk biaya pendaftaran itu Rp50 ribu per tim,” ujar Pitra saat dikonfirmasi wartawan.

“Kalau sudah daftar tapi tidak hadir itu didiskualifikasi dan uang tidak kembali. Tim yang terlambat datang diberikan waktu toleransi 5-10 menit dan kalau ada indikasi kecurangan akan langsung didiskualifikasi, selebihnya silahkan cek di brosur,” jelas Pitra Rianda.

Baca Juga  Selama 3 Hari, DKUP Bangka Barat Gelar Pasar Murah