“Dia emang sakit penyakit jerih (asma), kondisi lemah, tapi di paksa menyadap karet,” katanya, Kamis (12/6/2025) saat ditemui di rumah duka.

Rozali mengatakan, keluarga pun sudah ada firasat tidak enak, lantaran korban belum kunjung pulang sekitar pukul 13.00 WIB.

“Kalau meninggal tidak tahu jam berapa, biasanya berangkat jam 6 pagi, dan jam 12 sudah dirumah. Ini belum pulang-pulang tadi,” katanya.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa kerumah duka dan rencananya akan di makamkan di TPU Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Baca Juga  Ini Kata Markus usai DPRD Babar Gelar Paripurna Usulan Bupati Terpilih