Sementara itu, untuk mengantisipasi kendala yang mungkin saja terjadi, pihak Cabdindik sudah berkoordinasi dengan sekolah dan menyiapkan sejumlah penanggulangan.

“Misalnya kendala jaringan, peralatan itu calon siswa bisa datang ke satuan pendidikan yang dituju. Sudah disiapkan kepanitiaannya, kalau kendala sekali lagi kami sudah siap tanggulangin seoptimal mungkin,” ujarnya.

Pada SPMB tahun ini, pendaftaran dibuka sebanyak dua tahapan, yang pertama dimulai tanggal 10 Juni 2025 dan hasilnya akan diumumkan pada 17 Juni 2025 mendatang.

“Tahap pertama untuk SMA dimulainya jalur prestasi dan afirmasi. Sementara untuk SMK itu jalur afirmasi,” ucapnya.

Kemudian tahapan kedua akan dibuka tanggal 19 Juni 2025 dan hasil akan diumumkan pada 1 Juli 2025 mendatang.

Baca Juga  Polisi Kedepankan Langkah Pembinaan, Penambang di Bukit Menumbing Lepas dari Jerat Hukum

“Tahap kedua bagi SMA itu adalah jalur domisili dan mutasi sementara untuk SMK itu jalur reguler dan mutasi,” katanya.