Beltim Siap Gelar Kejurda Pelajar XII: Target 2 Besar
Menurut mantan atlet judo Kabupaten Beltim ini, persiapan pada Kejurda Pelajar XII sudah cukup matang. Meski seleksi atlet dimulai Februari 2025 dan pengalengan atlet baru dimulai April 2025 lalu.
“Kalau bicara prestasi tidak ada yang namanya instan, semua harus melalui proses panjang. Alhamdulillah, tahun 2024 lalu Dispora Beltim sudah mulai PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar-red),” ungkap Sarlis.
Sama seperti potensi Kontingen Kabupaten Beltim di Pekan Olahraga Provinsi, ada tiga cabang olahraga unggulan yang jadi andalan. Untuk mendulang emas, Kabupaten Beltim akan mengandalkan cabor atletik, senam, dan panjat tebing.
“Kalau untuk olahraga terukur kita sudah bisa prediksi, nomor atau kelas mana yang akan meraih emas. Di cabor atletik dan pajat tebing, kita optimis, kita gudangnya,” ujar Sarlis.
Sedangkan untuk cabor yang mengandalkan penilaian wasit, menurut Sarlis semuanya tergantung kepada objektifitas juri/wasit. Namun Kepala Bidang Pengembangan Bakat Olahraga dan Prestasi Dispora Beltim ini optimis wasit akan memberikan penilaian objektif, jujur, dan adil.
“Kalau persiapan kita sudah lebih matang, namun seperti kata Kepala Dinas kita, tergantung nasib. Jadi sebagus apa pun atlet wasit yang nentukan,” tambah Sarlis.
Optimis Atlet Beltim Berikan yang Terbaik
Para pelatih Cabang Olahraga yang akan turun dalam Kejurda Pelajar XII yakin atlet asuhannya akan memberikan prestasi terbaik. Dengan pelatihan yang intens dan persiapan fisik yang optimal, para pelatih optimis akan menjadi meraih medali secara maksimal.
Pelatih Kepala Cabor Panjat Tebing Kontingen Kabupaten Beltim, Arief Gunawijaya mengaku optimis prestasi atlet asuhannya akan mendapatkan hasil yang maksimal. Bahkan Arief yakin Kontingen Beltim akan memperoleh medali emas terbanyak untuk Cabor Pajat Tebing.
“Target kita juara umum, yakni lima medali emas dari total 10 medali atau nomor yang diperebutkan,” kata Arief Jumat (13/6/25) Malam.
Emas-emas tersebut kata Arief, diproyeksikan sumbangan dari nomor Lead Perorangan Putra, Lead Team Putra, Boulder Perorangan Putri, Speed Perorangan Putra, dan Speed Relay.
“Sebenarnya untuk Speed Perorangan Putri kita prediksi emas juga, cuman target kita hanya lima emas, Alhamdulillah kalau Putri kita bisa tambahkan emas juga,” ujar Arief.
Pelatih Senior Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Beltim ini mengakui kematangan atlet panjat tebing junior putra Kabupaten Beltim cukup mendominasi. Hanya saja untuk atlet putri masih minim pembibitannya.
“Tim Panjat Tebing kita kuat kalau di Putra. Kalau atlet Putri, kita kurang SDM, hanya tiga atlet, namun kita turunkan yang masih SD, SMP dan SMK,” ungkap Arief.
Berbeda dengan Panjat Tebing, Cabor Menembak hanya akan menargetkan empat medali emas. Padahal ada 16 medali yang akan diperebutkan di cabor ini.
“Kalau kita cukup empat saja. Saya tidak berani jumawa, namun kita lihat saja nanti selalu ada kejutan di cabor menembak,” ujar Pelatih Kepala Cabor Menembak Subkhan Anshori sembari tersenyum.
Menurut Aan, sapaan Subkhan sesi latihan atlet sudah berjalan baik. Bahkan kondisi fisik atlet dalam kondisi prima serta terjadi peningkatan signifikan untuk teknik atlet.
“Sengaja kita pasang target segitu supaya anak-anak juga tidak merasa terbebani dan bisa bermain lepas. Insyaallah atlet kita akan meraih prestasi melampaui target tersebut,” harap Aan. @2!
