“Pembinaan pada cobor ini kan ada di sekolah, karena tingkatnya juga pelajar, kebetulan tidak ada pembinaan cabor ini di sekolah, sehingga tidak ada atlet yang bisa ikut berpartisipasi,” tuturnya.

Dikatakan Zainak, pembinaan setiap cabor memang membutuhkan koordinasi pembinaan.

“Kita butuh koordinasi lagi, agar 2 tahun lagi cabor menembak bisa diikuti,” ujarnya.

Zainal, menargetkan Kontingen Bangka Tengah bisa masuk 3 besar, seperti 2 tahun sebelumnya.

“Kejurda sebelumnya kita Juara 3 di Pangkalpinang, sehingga kita targetkan masuk 3 besar,” imbuhnya.

Baca Juga  Tahun Ini Alokasi Dana Desa Bangka Tengah Rp51,7 Miliar