Mendengar itu, ayah korban bergegas untuk mencari korban.

Namun hingga hari ketiga, korban belum juga ditemukan.

Keluarga korban menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian pada koordinat 1°52’02.6″S 105°26’56.9″E.

Tim SAR Gabungan yang dibantu oleh Tim Rescue USS Mentok, BPBD Bangka Barat, Laskar Sekaban dan masyarakat berangkat dan segera melakukan pencarian terhadap korban dengan melakukan penyisiran dengan metode ESAR di wilayah terakhir korban terlihat dan menyisir di sekitaran hutan wilayah perkebunan tersebut.

Kakansar Pangkalpinang bapak I Made Oka Astawa menjelaskan, ” Kami mengirimkan tim menuju lokasi kejadian. Korban yang diketahui memiliki kondisi dengan berkebutuhan khusus tersebut dilaporkan hilang oleh keluarga mereka. Saksi mengatakan sempat melihat korban berjalan menuju hutan tersebut. Semoga upaya pencarian terhadap korban dapat segera membuahkan hasil.”

Baca Juga  Sejak H-12 Lebaran, Kapal Cepat sudah Angkut 777 Penumpang Menyeberang ke Pulau Sumatera