“Intinya kami di Komisi I mendukung ini dan seperti sekarang tekanan terus menjadi jembatan antara OPD dan instansi terkait. Sehingga tercapai kerja sama atau pinjam pakai ini. Semoga ke depan ada langkah atau solusi dari pihak Bea Cukai,” jelas Deddi Wijaya.

“Siapa tahu ada solusi apakah nantinya bisa lahan itu dihibahkan atau tidak ke Puskesmas Mentok. Yang jelas saat ini kita tetap prosesnya adalah pinjam pakai, kita pun itu sangat berterima kasih kepada pihak Bea Cukai yang sudah ikut jemput bola,” tambahnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Mentok Harianto, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Ketua Komisi I DPRD Babar, Deddi Wijaya. Sekretaris Komisi I, Abang Fadhila beserta Tim Bea Cukai Pangkalpinang, KPKNL, BPKAD Babar dan Dinkes Babar.

Baca Juga  Bangka Barat Diharapkan Terima DBH Timah Terbesar di Babel, Deddi Ungkap Alasannya

Di mana kunjungan itu dalam rangka menindaklanjuti rencana penggunaan lahan parkir di sebelah Puskesmas Mentok. Ia mengatakan, memang selama ini Puskesmas Mentok telah bersurat ke Bea Cukai untuk melakukan pinjam pakai aset mereka untuk parkir.

“Tapi secara payung hukum memang belum ada kesepakatan atau MoU. Sehingga baru lisan saja kami ingin menggunakan lahan itu, memang selama ini Puskesmas Mentok sangat kekurangan lahan. Baik untuk pegawai, pengunjung atau pasien,” ujarnya.

“Sehingga parkir kendaraan selama ini menggunakan bahu jalan. Dan ini tentu sangat berisiko potensial terjadi kecelakaan atau kerusakan kendaraan apabila bersenggolan. Sehingga kami berharap nanti pihak Bea Cukai bisa merealisasikan usulan kami,” ujarnya.

Baca Juga  Beralih Jadi Kebun Sawit, Puluhan Hektare Lahan Cetak Sawah di Belolaut Diduga Dijual ke Pihak Swasta

Selain itu, ke depan mungkin Bea Cukai Pangkalpinang dapat meningkatkan kerja sama ini menjadi hibah lahan ke Puskesmas Mentok secara perlahan. Dengan begitu pihaknya akan lebih leluasa membangun objek baru baik dari APBD atau Puskesmas Mentok.