Komisi I Dampingi Bea Cukai Tinjau Aset Lahan untuk Parkir Puskesmas Mentok
Politisi PKS itu menyebut, pertemuan itu akhirnya terealisasi pada tanggal 21 Mei 2025 kemarin. Dalam pertemuan itu, wacana pengajian pemanfaatan lahan aset dari pihaknya mendapatkan sambutan yang baik dari Kepala Bea Cukai Pangkalpinang dan jajaran.
“Alhamdulillah kunjungan hari ini buah dari pertemuan kita pada 21 Mei 2025 kemarin. Yang mana kita minta aset mereka itu bisa dimanfaatkan untuk Puskesmas Mentok. Dan alhamdulillah hasilnya memuaskan, mereka datang, cek dan mengukur lahan,” ungkapnya.
“Mungkin nanti hasil ini akan jadi bahan kawan-kawan Bea Cuka untuk mereka koordinasi ke pusat. Jadi pijakan hukum kita jelas dari pemerintah daerah. Dan untuk perencanaan kita membangun apa ke depan kita tidak takut-takut lagi,” ujar Abang Fadhila.
Ia menambahkan, petunjuk dari Kepala Bea Cukai Pangkalpinang membuat proses pengajuan ini lebih simpel dan sederhana menjadi dasar utama dalam mengawal proses ini. Nantinya, BPKAD Babar tinggal bersurat ke Bea Cukai untuk pengajuan pemanfaatan aset.
“Dan untuk ke pusatnya mereka nanti yang akan bantu sampai selesai. Tapi mungkin itu akan berproses karena Tim Bea Cukai juga baru survei lokasi hari ini. Karena mereka minta kajian berapa luas lahan fix yang akan digunakan untuk lahan parkir ini,” ungkap dia.
“Baru setelah itu mungkin BPKAD kita akan bersurat ke Bea Cukai. Sejauh ini alhamdulillah pertemuan kali ini mereka sangat welcome, mereka juga melihat sendiri keadaan puskesmas. Dan mereka berjanji akan perjuangkan hal ini,” beber Abang Fadhila.
