Tingkatkan Kemampuan Menulis Siswa dan Guru, SMPN 2 Tukak Sadai Gelar Workshop Literasi
“Sekolah punya website bisa mengoptimalkan fungsi media. Selain tentunya kegiatan sekolah dapat dipublikasi lewat media massa,” ujarnya.
Saat ini Majalah digital Krasak 3 bulanan yang dikelola SMPN 2 Tukak Sadai sudah memiliki pembaca yang mencapai seribuan.
“Majalah digital Krasak bisa mempublikasikan hasil karya para guru, dan para siswa. Dan mulai bulan Juli karya para guru dan pelajar akan dipublikasikan di media,” ungkap Iswanto seraya menyebut mendatang setiap minggu kepsek, para guru dan pelajar akan mulai menulis.
Sementara, Ketua GPMB Bangka Selatan Rusmin Sopian menyebut SMPN 2 Tukak Sadai sebagai pioner yang melahirkan penulis dari kalangan pelajar di Bangka Selatan, membuktikan bahwa literasi telah menjadi bagian penting dari kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
“Oleh karenanya, peran kepala sekolah, guru dan warga sekolah harus menjadi pelopor dalam mendukung kebermajuan literasi di sekolah ini,” ungkap Rusmin Sopian.
Ketua PWI Bangka Selatan Dedy Irawan memberikan materi tentang penulisan berita. Dalam kesempatan itu, dua pelajar SMPN 2 Tukak Sadai, Haryati dan Zulkan terpilih sebagai penulis berita terbaik yang berkategori layak muat.
