“Kami mengajak seluruh jajaran pemegang saham dan manajemen Bank Sumsel Babel untuk menjaga kinerja, tata kelola, dan integritas lembaga ini. Kita jaga bersama, kita besarkan bersama, demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung,” pungkasnya.

Gubernur Hidayat juga meminta agar Bank Sumsel Babel segera menyesuaikan suku bunga agar bisa bersaing dengan bank swasta, khususnya dalam memberikan keringanan bagi ASN maupun masyarakat.

“Suku bunga harus standar dan bersaing. Jangan sampai bank ini terkenal karena bunganya tinggi. Kita turunkan suku bunga, nanti manajemen yang mengaturnya,” ujarnya.

Ia berharap dengan sinergi dan semangat kolaborasi seluruh pemegang saham, RUPS ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam menentukan arah strategis Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah yang kuat, modern, dan menjadi kebanggaan masyarakat di dua provinsi.

Baca Juga  Polda Babel Tangkap 175 Tersangka Narkoba dalam 4 Bulan Terakhir 

Hasil RUPS ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Bank Sumsel Babel sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, sekaligus mempercepat transformasi menuju bank daerah yang unggul, sehat, dan terpercaya.

Pada kegiatan itu juga dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait jajaran kepengurusan, guna memperkuat struktur manajemen yang sejalan dengan arah strategis pengembangan ke depan.

Usai pelaksanaan RUPS dan RUPSLB, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan bahwa rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting untuk memperkuat arah strategis Bank Sumsel Babel ke depan.

Ia menekankan, bank daerah harus lebih agresif dalam meningkatkan kinerja di tengah persaingan ketat dengan bank-bank swasta.

Baca Juga  Baliho dan Spanduk Politik Menjamur, Bawaslu Babel: Belum Ada yang Langgar Aturan

“Baru saja selesai RUPS dan RUPSLB, alhamdulillah kuorum terpenuhi dan menghasilkan keputusan yang sangat baik. Bank Sumsel harus lebih agresif karena kompetitornya banyak,” ujar Herman Deru dalam konferensi pers.

Ditambahkan Herman Deru, fokus ke depan harus lebih diarahkan pada kredit produktif, bukan sekadar konsumtif, terutama untuk sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian.

Selain itu, keputusan untuk mengganti jajaran direksi yang tidak diperpanjang disebut sebagai langkah penting untuk menyegarkan manajemen.

“Kepada seluruh komisaris dan direksi yang kebetulan hari ini masa jabatannya tidak diperpanjang dan harus diganti, saya ucapkan terima kasih. Kami semua menghargai kinerja yang telah diberikan, dan berharap jajaran yang baru dapat bekerja lebih baik dan membawa perubahan positif bagi Bank Sumsel Babel ke depan,” tutup Herman Deru.**

Baca Juga  Kepala OJK Sebut Bank Sumsel Babel Belum Usulkan M Haris sebagai Komisaris