“Mari kita gunakan dengan sebaik baiknya kesempatan ini,Bangka Selatan menjadi satu dari sedikit daerah terpilih se-Indonesia. Gunakan kesempatan ini untuk menyerap ilmu secara maksimal, agar nantinya bisa menyebarkan manfaat ke desa masing-masing. Harapan kami dari 50 ini-inilah nanti yang akan kami jadikan sebagai virus untuk menyebarkan 2 hari penuh ini. Insyaallah ilmu yang kita sebarkan menjadi ilmu yang bermanfaat,” katanya.

Materi utama disampaikan oleh Hikmah Nurida dari Perpusnas RI. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mempertajam pemahaman tentang membaca nyaring.

Selain itu untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola kegiatan membaca nyaring serta menjadikan membaca nyaring sebagai kegiatan rutin untuk menumbuhkan kegemaran membaca, baik di keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat

Baca Juga  Amankan Arus Balik, Polres Basel Pastikan Kelancaran Transportasi di Pelabuhan dan Jalur Darat

“Membaca nyaring adalah proses anak menggunakan mata,telinga dan otak mereka untuk menerima rangkaian cerita, mendengar suara yang membaca dan memahami apa yang dilihat dan didengar. kehadiran pelatihan membaca nyaring di Bangka Selatan adalah salah satu kegiatan dari program Gerakan Indonesia Membaca,” ujarnya.

Para peserta diajak memahami konsep dasar membaca nyaring, komponen membaca nyaring, tahapan membaca nyaring, serta pentingnya memilih bahan bacaan sesuai usia anak atau jenjang membaca anak,selain itu diberikan contoh cara membaca nyaring.

Selain mendapat teori tentang membaca nyaring,para Peserta juga mempraktekkan membacakan buku.Peserta dibagi dalam enam kelompok dan langsung mempraktikkan membaca nyaring. Acara pelatihan membaca nyaring ini berjalan menyenangkan, lancar, sukses sekali dan mendapatkan berbagai apresiasi dari penulis Basel.

Baca Juga  Rumah Pelideh, Rumah Adat Daerah Bangka Selatan