Oleh: Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd dan Anita Eka Ramadhani, S.Pd.

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan salah satu sarana penting dalam membentuk pemahaman siswa terhadap lingkungan alam dan sosial di sekitarnya.

Salah satu materi yang diajarkan dalam IPAS kelas IV adalah tentang peta, yang meliputi pengenalan simbol-simbol peta, arah mata angin, dan penggunaan peta dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar peta karena pembelajaran yang bersifat satu arah dan kurang melibatkan siswa secara aktif.

Menjawab tantangan tersebut, SD Pedagogia menerapkan metode Two Stay Two Stray (TSTS) dalam pembelajaran materi peta pada siswa kelas IV.

Baca Juga  Merawat Bangka Selatan: Tanggung Jawab Bersama untuk Masa Depan

Metode ini merupakan salah satu teknik cooperative learning yang melibatkan seluruh siswa dalam diskusi kelompok dan tukar informasi antar kelompok. Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok terdiri dari empat orang, dua siswa tetap berada di kelompoknya (two stay) dan dua lainnya berpindah ke kelompok lain untuk berbagi informasi (two stray).

Setelah kunjungan, siswa kembali ke kelompok asalnya dan menyampaikan hasil diskusi dari kelompok yang mereka kunjungi.