Lanal Babel akan Serahkan 41,19 Ton Timah ke KPKNL Pangkalpinang untuk Dilelang
Artinya negara dirugikan sebesar angka tersebut.
KM Indah Jaya berkapasitas 34 GT yang membawa 41,19 ton pasir timah diamankan Tim F1QR Lanal Babel.
“Kami terbuka terkait segala informasi yang berkenaan dengan penangkapan ini,” ujar Saepul.
Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr M Ali menegaskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara melalui pelaksanaan Gakkumla secara profesional dan proporsional.
Hal ini guna mendukung kebijakan pemerintah dan mewujudkan TNI AL yang responsif, tanggap, dan mampu menghadapi dinamika ancaman maritim secara cepat dan tepat.
Dilansir, Tim Fleet One Quick Respone (F1QR) TNI AL (Lanal) Bangka Belitung berhasil mengamankan KM Indah Jaya GT 34 yang membawa pasir timah ilegal, Minggu (1/6/2025).
Pasir timah tersebut diduga hendak diselundupkan ke Malaysia melalui alur pelayaran Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang.
Kronologi penangkapan berawal Tim F1QR melakukan monitoring praktik penyelundupan di wilayah peraiaran Pangkalpinang.
Tak lama, Tim F1QR mengidentifikasi kapal yang mencurigakan yang kandas di alur pelayaran Pelabuhan Pangkalbalam.
Setelah diidentifikasi, kapal kandas tersebut adalah kapal kayu KM Indah Jaya 34 GT dengan tanda merah pada lambung kapal.
Saat Tim F1QR mendekati kapal tersebut, para ABK kabur ke hutan bakau di pesisir pantai.
Tim yang curiga dengan kapal tersebut langsung melakukan pemeriksaan ke atas kapal.
