“PT Timah menjadi pionir dalam kegiatan seperti ini, karena ini memang perlu dilakukan bagiamana orang tua bisa mengetahui cara yang tepat dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Kita ada tujuh sekolah SLB, semoga kegiatan ini terus berlanjut ke sekolah lainnya semakin banyak yang teredukasi. Ini program CSR yang tepat dan peduli dengan penyandang disabilitas agar bisa mendukung mereka agar bisa bermanfaat,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi peran PT Timah dalam mendukung dunia pendidikan di Bangka Belitung, kedepan sinergi ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program.

Senada, Kepala SLB Koba Sri Kartini mengatakan dengan adanya seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para orang tua dalam mendukung kegiatan pendidikan anak. Karena saat ini kata dia ada banyak tantangan dalam mendidik anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga  9 Hari Dibuka, Puluhan Pelajar Daftar Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali

Menurutnya, saat ini ada 118 anak berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan di SLBN Koba.

“Semoga nanti kesadaran orang tua untuk meningkatkan pendidikan anak semakin banyak, karena selama ini masih banyak orang tua yang masih belum mendukung penuh pendidikan anak berkebutuhan khusus. Semoga program ini terus berlanjut dan kami harap orang tua bisa menerapkan ilmu yang sudah didapatkan hari ini, karena keberhasilan pendidikan juga memerlukan Kolaborasi dengan berbagai pihak,” ucapnya.

Salah satu orang tua siswa Komaria menyebutkan, sangat senang dengan adanya pelatihan ini sehingga dirinya bisa memperbaiki pola asuh dan mendampingi tumbuh kembang anaknya dengan tepat.

“Anak saya difabel sudah 15 tahun sekarang sudah SMA. Saya senang sekali dan bangga bisa mengikuti seminar ini karena ternyata masih ada yang peduli dengan kami orang tua anak berkebutuhan khusus seperti yang dilakukan PT Timah. Kami berharap ini bisa terus berlanjut karena menjadi orang tua anak berkebutuhan khusus memang tidak mudah dan harus kuat,” tutupnya. (*)

Baca Juga  PT Timah Bantu Mesin Ketinting kepada 4 Nelayan Beltim yang Alami Kecelakaan Laut