Besok Masyarakat Desa Nyelanding Rayakan 1 Muharam, Siapkan 64 Ton Ayam Panggang
Ia mengatakan tamu yang datang ke Desa Nyelanding dari Mentok, Sungailiat, Pangkalpinang dan Koba.
“Tamu yang hadir dari 4 kabupaten di Pulau Bangka. Mereka selalu hadir di acara tahun baru Islam ini,” kata Nurdin.
“Malam ini setelah Isya kita akan menggelar doa selamat menyambut tahun baru Islam di masjid,” tambahnya.
Biasanya, jalan akan desa akan macet karena ribuan warga akan menyerbu Desa Nyelanding.
Untuk itu, Pemdes Nyelanding telah menyiapkan 30 anggota Pramuka, Satpol PP dan anggota kepolisian untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Di sisi lain, Nurdin juga mengajak warga Bangka Belitung untuk hadir ke Nyelanding seraya menikmati objek wisata Air Panas Desa Nyelanding.
“Mari datang ke desa kami, warga menyiapkan Ayam Panggang dan Nasi Ketan. Kita juga ada objek wisata air panas alami,” tutupnya.
Seperti diketahui, Hikuk Helawang, ekspresi budaya tradisional khas masyarakat Desa Nyelanding, resmi tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal dalam arsip Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI pada tahun 2025.
Pencatatan ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat identitas budaya lokal sekaligus melindungi warisan leluhur dari ancaman kepunahan.
Sertifikat pencatatan diserahkan oleh Ektha Dwiarni, perwakilan Kemenkumham Wilayah Kepulauan Bangka Belitung pada 11 Maret 2025.
Dokumen ini tidak hanya menjadi bukti legal atas keunikan Hikuk Helawang, melainkan juga pengakuan terhadap kearifan lokal yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat setempat selama bertahun-tahun.
